Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta Mulai Jalani KKN di Semin: Penguatan Sosial-Keagamaan Jadi Fokus Pengabdian

Gunungkidul, Kabar632 Dilihat
Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta Mulai Jalani KKN di Semin Penguatan Sosial-Keagamaan Jadi Fokus Pengabdian
Foto: Penerjunan KKN mahasiswa IIQ An Nur di Kapanewon Sewon Gunungkdiul DIY

ejogja.ID | Gunungkidul, 9 Desember 2025 — Pagi itu, Ruang Rapat Kapanewon Semin tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan mahasiswa berbusana rapi memadati ruangan, menandai awal perjalanan baru dalam dunia pengabdian. Sebanyak 164 mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta resmi diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-22 Tahun Akademik 2025/2026. Para pejabat kapanewon, aparat keamanan, perangkat kalurahan, hingga para dosen pembimbing lapangan hadir menyaksikan momentum tahunan tersebut.

Jangan Lewati: Banjir Serakah

Di hadapan para peserta KKN, Rektor IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. Ahmad Sihabul Millah, M.A., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kapanewon Semin yang kembali membuka ruang belajar bagi mahasiswa. Dengan tenang, ia mengingatkan bahwa pengalaman lapangan tak selalu berjalan sesuai pengetahuan di kampus maupun pesantren.

“Para mahasiswa telah mendapat teori-teori keagamaan dan pengalaman hidup di pesantren. Jika selama berada di lapangan terdapat hal yang kurang sejalan, kami memohon kepada semua pihak untuk berkenan memberikan arahan,” ujarnya.

Jangan Lewati: Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah di Pajangan Berjalan Sukses

Sihab kemudian menegaskan fokus KKN tahun ini: penguatan sosial-keagamaan sekaligus sinergi dengan program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. “Apabila terdapat agenda prioritas pemkab, mahasiswa kami akan berupaya membantu secara maksimal sebagai bentuk pengabdian dan pembelajaran langsung,” tambahnya.

Sambutan berikutnya datang dari Panewu Semin, Dasno, S.IP., M.M., yang menyambut para mahasiswa dengan hangat namun tetap penuh penekanan pada kedewasaan dan tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan KKN sangat bergantung pada kemampuan peserta untuk menyatu dengan masyarakat.

Jangan Lewati: Api di Tepi Kali yang Tak Bernama

“Saya berharap kalian mampu menyesuaikan diri dengan ritme sosial Semin. Kuncinya adalah mengalir bersama masyarakat,” tuturnya. Ia juga meminta mahasiswa segera menjalin komunikasi dengan dukuh serta tokoh masyarakat agar program kerja benar-benar relevan. “Jaga akhlak, etika, dan ketertiban. Kalian adalah individu dewasa yang dipercaya menjaga tanggung jawab diri,” tegasnya.

Menjelang akhir acara, suasana ruangan hening ketika Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Munjahid, M.Ag., memimpin doa bersama. “Mari kita memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar KKN kali ini diberikan kelancaran dan keberkahan bagi kita semua,” ucapnya sebelum menengadahkan tangan.

Jangan Lewati: Ruang Solidaritas: Donasi Pelajar SMA Negeri 11 Yogyakarta untuk Korban Banjir Sumatra

Tak lama setelah acara berakhir, para mahasiswa bergerak menuju lokasi penempatan masing-masing. Dua kalurahan—Bendung dan Bulurejo—menjadi rumah baru mereka selama masa pengabdian. Di sana, mereka mulai memperkenalkan diri, bertemu para dukuh, dan membuka lembaran awal perjalanan KKN yang penuh pembelajaran. [Nung/MAF]

Mau ngiklan di ejogja.ID? Klik: Pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *