
ejogja.ID | Yogyakarta, 21 November 2025 — Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menggelar acara penyambutan resmi bagi dua asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), yakni Prof. Dr. Minsih, M.Pd dan Dr. Siti Masyithoh, M.Pd. Kedatangan para asesor menandai dimulainya asesmen lapangan akreditasi untuk Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah.
Jangan Lewati: Era Ketergesaan
Acara dimulai dengan shalawat yang diiringi tabuhan rebana oleh grup hadrah mahasiswa sebagai bentuk tradisi menyambut tamu penting.
Kedua asesor akan melakukan verifikasi terhadap berbagai aspek akademik dan manajerial di prodi PGMI. Mereka bertugas memastikan bahwa data yang ada dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Rangkaian kegiatan asesmen, yang berlangsung selama dua hari (21–22 November 2025), meliputi:
- Konfirmasi data prodi
- Wawancara dengan alumni, pengguna lulusan, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan
- Verifikasi lembaga penunjang prodi
- Observasi proses pembelajaran
- Peninjauan sarana dan prasarana kampus
Kerja mandiri asesor, penyampaian umpan balik, penandatanganan berita acara, dan sesi panel dengan pimpinan prodi.
Jangan Lewati: Blueprint Dekolonialisasi Islam: Preskripsi Cara Kerja General
Drs. Heri Kuswanto, M.Si. (Ketua Senat) menyampaikan ucapan selamat datang kepada asesor dan berharap proses ini menjadi momentum peningkatan mutu dan pencapaian akreditasi terbaik untuk PGMI.
Dr. Ahmad Sihabul Millah, M.A. (Rektor) menegaskan bahwa penyambutan dengan tradisi shalawat dan rebana mencerminkan identitas kampus. Ia juga menyampaikan harapan agar asesor memberikan arahan yang konstruktif demi pengembangan prodi.
Dr. Siti Masyithoh mewakili tim asesor menyatakan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari sivitas kampus. Ia menegaskan bahwa tujuan asesmen lapangan adalah untuk mengonfirmasi dan memverifikasi data LED dengan kenyataan lapangan, bukan sekadar mengkritik: “Kami datang bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sekadar mengonfirmasi apa yang telah bapak-ibu tuliskan dalam LED … perlu ‘kopi darat’ untuk memastikannya.”
Jangan Lewati: Disebut “Gus Taek”, Ini Jejak Gus Elham Yahya
Kaprodi PGMI, Samsudin, M.Pd.I, menyatakan optimismenya: “Kami telah berupaya semaksimal mungkin dalam pengembangan akademik dan manajemen PGMI. Kini, kami berharap upaya tersebut membuahkan hasil yang maksimal juga.” [MAF]


















