Pengasuh-Pengasuh Krapyak Imbau PBNU: Hormati Otoritas Kiai Sepuh

Kabar, Nasional1881 Dilihat
Pengasuh-Pengasuh Krapyak Imbau PBNU: Hormati Otoritas Kiai Sepuh
Foto: Istimewa

ejogja.ID | Pengasuh Pesantren Krapyak Yogyakarta yang terdiri dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir dan pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum merilis pernyataan resmi terkait dinamika yang muncul di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pengasuh Pesantren Krapyak mengimbau PBNU agar menghormati otoritas kiai sepuh.

Jangan Lewati: Banjir Serakah

“Selain itu, kami menempatkan diri pada posisi menjaga kebersamaan dan suasana rukun di lingkungan jam’iyah agar kerja organisasi dan program yang telah disepakati bersama tetap berjalan dengan tenang. Pendekatan kekeluargaan pesantren menjadi dasar untuk merawat kelangsungan khidmah demi kejayaan NU, di tengah munculnya pola yang tidak biasa yang dapat membuka ruang ketidakstabilan di masyarakat yang kini sedang dihadapkan pada berbagai isu mutakhir di kalangan umat Islam,” jelas ketua Yayasan Ali Maksum KH. Afif Hasbullah pada Ahad (07/12/2025).

Dalam rilis tersebut, Pesantren Krapyak menekankan bahwa bahwa penyelesaian persoalan di tubuh PBNU harus melalui mekanisme organisasi yang benar dan sah.

“Dari Krapyak kami mendorong agar apa pun persoalan di tubuh PBNU, harus dilakukan melalui mekanisme organisasi yang benar, dengan mengutamakan musyawarah.

Jangan Lewati: Ruang Solidaritas: Donasi Pelajar SMA Negeri 11 Yogyakarta untuk Korban Banjir Sumatra

Prinsipnya, kami mendukung keberlangsungan kepemimpinan Dwi Tunggal PBNU KH. Miftachul Akhyar selaku Rais Aam dan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU hingga terselenggaranya Muktamar yang akan datang,” ungkap ketua Yayasan al-Munawwir Krapyak KH. Ahmad Shidqi Masyhuri, M.Eng.

Pernyataan tersebut juga memuat ajakan agar seluruh pihak menjaga suasana tenang. Pondok Krapyak menilai ketegangan hanya mengganggu kerja organisasi. Pesantren juga mendorong dialog yang berjalan sesuai mekanisme jamiyah.

Pesantren Krapyak menyampaikan bahwa fokus utama lembaga tetap pada pendidikan, penguatan tradisi keilmuan, dan pembinaan santri. Lembaga berharap dinamika internal PBNU dapat selesai secara tertib sehingga program keumatan bisa berjalan stabil.

Jangan Lewati: Peduli Kasus Kekerasan, RMI PWNU DIY Lakukan Konsolidasi Pengelola Pesantren se-DIY

Para pengasuh Pesantren yang turut menandatangani maklumat tersebut adalah KH. Jirjis Ali Maksum, KH. R. Abdul Hamid Abdul Qodir Munawwir, Ny. Hj. Ida Fatimah Zaenal Abidin, KH. Muhtarom Busyro, KH. R. Chaidar Muhaimin Afandi, KH. Ahmad Shidqi Masyhuri, M.Eng., KH. Nilzam Yahya, M.Ag., KH. Munawwar Ahmad Munawwir, Ny. Hj. Ida Rufaida Ali Maksum, KH. Fairuzi Afiq Dalhar Munawwir, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., KH. Afif Muhammad, M.A., KH. Fairuz Warson Munawwir.

 

Berikut pernyataan resmi Pengasuh Pesantren Krapyak Yogyakarta:

PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWIR KRAPYAK YOGYAKARTA

MAKLUMAT

YAYASAN ALI MAKSUM

PONDOK PESANTREN KRAPYAK YOGYAKARTA

PENGASUH PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWIR

DAN YAYASAN ALI MAKSUM PONDOK PESANTREN KRAPYAK YOGYAKARTA

Bimillahirarrahmanirrahim

Setelah mencermati dengan seksama situasi dan dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir- akhir ini, serta dengan memohon taufiq dan hidayah Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka berdasarkan musyawarah para Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir dan Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta pada tanggal 27 November 2025 M/6 Jumadal Akhirah 1447 H di Krapyak, kami para Pengasuh menyampaikan maklumat sebagai berikut.

  1. Kami mengimbau seluruh pihak untuk iltizam pada arahan dan bimbingan para kiai sepuh, khususnya mereka yang memiliki otoritas keilmuan dan kedekatan ruhani dengan tradisi jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Pendapat dan irsyadat para masyayikh adalah pegangan penting dalam menjaga keteduhan organisasi.
  2. Kami mendukung keberlangsungan kepemimpinan Dwi Tunggal PBNU KH. Miftachul Akhyar selaku Rois Am dan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU hingga terselenggaranya Muktamar yang akan datang secara sah dan konstitusional. Kepengurusan yang ada hendaknya tetap menjalankan amanah perkumpulan demi melaksanakan pelayanan/khidmah keumatan, serta menjaga stabilitas kelembagaan NU.
  3. Kami mendorong agar setiap persoalan diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang benar, dengan mengutamakan musyawarah. Semua pihak diharapkan dapat menghindarkan diri dari konflik terbuka dan menghentikan pernyataan di media sosial yang berpotensi menambah kegaduhan dan mengurangi wibawa jamʿiyyah.
  4. Kami mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk menjaga ketenangan, memperbanyak taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta memohon agar PBNU dapat segera mendapatkan jalan keluar terbaik, maslahah, dan membawa berkah bagi jam’iyyah dan jama’ah.

Download Dokumen Resmi: PWNU dan Pengasuh Pesantren Krapyak Yogyakarta

Mau ngiklan di ejogja.ID? Klik: Pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *