Mahasiswi Jadi Korban Begal Payudara di Sanden, Pelaku Tertangkap di JJLS

Bantul, Kabar2497 Dilihat
Mahasiswi Jadi Korban Begal Payudara di Sanden, Pelaku Tertangkap di JJLS
Foto: Dokumen Istimewa.

ejogja.ID | Angin dari arah laut berembus pelan, jalanan relatif sepi. Namun, Jumat (20/2) malam itu berubah menegangkan bagi seorang mahasiswi yang hendak pulang ke rumahnya di Sanden.

Seorang pria berinisial APC (27), warga Gedongtengen, Jogja, akhirnya tak lagi bisa berkelit setelah diringkus warga di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Pelariannya terhenti usai aksi pelecehan seksual jalanan yang ia lakukan memicu kemarahan dan solidaritas warga sekitar.

Jangan Lewati: Ketakterbatasan Diri

Peristiwa tersebut menimpa AND (19), mahasiswi Poltekkes Kemenkes Jogja. Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 22.45 WIB, saat korban berkendara seorang diri menuju rumahnya.

Di tengah perjalanan, tepat setelah memasuki wilayah Sanden, korban mulai merasa ada yang tak beres. Sebuah sepeda motor Honda Beat hitam membuntutinya dalam jarak dekat. Rasa waswas perlahan berubah menjadi ketakutan ketika, sesampainya di Jalan Samas, Dusun Srabahan, Srigading, motor tersebut tiba-tiba memepet dari sisi kiri.

Dalam hitungan detik, pelaku meremas dada korban dengan tangan kirinya, lalu langsung memacu kendaraannya ke arah selatan. Aksi itu berlangsung cepat, meninggalkan korban dalam kondisi syok dan gemetar di pinggir jalan.

Jangan Lewati: Awal Ramadan Kembali Berbeda, Gus Hilmy Soroti Lemahnya Otoritas Negara

Namun, di tengah guncangan emosional yang ia rasakan, korban menunjukkan keberanian. Ia segera menghentikan motornya dan meminta pertolongan warga sekitar, sembari menjelaskan secara detail ciri-ciri pelaku dan kendaraannya.

Respons warga tak kalah sigap. Beberapa orang langsung melakukan pengejaran ke arah yang ditunjuk korban. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga kawasan JJLS. Upaya itu membuahkan hasil: pelaku berhasil dihadang dan diamankan warga.

“Terduga pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Sanden pada Sabtu (21/2) dini hari sekitar pukul 03.10 WIB,” jelas Rita.

Jangan Lewati: Pekerjaan Utama

Kini, APC harus mempertanggungjawabkan pembegalan payudara di hadapan hukum. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa ruang publik seharusnya aman bagi siapa pun. Keberanian korban serta kepedulian warga dapat menjadi tembok pertama melawan kejahatan jalanan. [an]

Mau ngiklan di ejogja.ID? Klik: Pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *