
ejogja.ID | Yogyakarta, 19 Juli 2025, Bagi sebagian mahasiswa, belajar matematika bisa jadi seperti memecahkan teka-teki tanpa petunjuk. Tapi di tangan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), teka-teki itu diubah menjadi permainan interaktif yang bisa disentuh, diputar, dan dipecahkan langsung dari ponsel Android.
Jangan Lewati: Berteman dengan Nilai, Bukan Sekadar Akrab
Inovasi itu datang dari sekelompok mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UAD angkatan 2023 dan 2024. Melalui pelatihan yang digelar belum lama ini, mereka menciptakan media digital interaktif berbasis Android. Ini dirancang untuk membuat proses belajar jadi lebih hidup dan menyenangkan.
“Media pembelajaran sangat penting untuk membantu proses belajar agar lebih mudah dipahami dan menarik. Sebagai calon pendidik, mahasiswa perlu memiliki keterampilan dalam merancang media yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Hani Sofifatun Faoziah, Ketua Panitia kegiatan tersebut, seperti dikutip dari situs resmi UAD.
Pelatihan ini tidak hanya terbatas untuk mahasiswa tahun tertentu. Kegiatan tersebut terbuka untuk seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika, termasuk dari angkatan 2022. Tanpa seleksi ketat, para peserta dipersilakan bergabung selama mereka memiliki semangat untuk belajar dan berinovasi.
Dari Pelatihan ke Kreasi Nyata
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mempelajari berbagai aspek pengembangan media digital—mulai dari perancangan tampilan, logika interaksi pengguna, hingga implementasi teknis di platform Android. Proses tersebut membentuk pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana pendidikan bisa dikemas secara modern.
Jangan Lewati: Selamatan: Antara Bentuk Syukur, Pengharapan, dan Kearifan Lokal
“Awalnya kami bingung harus mulai dari mana. Tapi setelah didampingi, ternyata seru juga bikin aplikasi pembelajaran. Apalagi pas lihat tampilannya bisa jalan, ada rasa bangga,” ujar salah satu mahasiswa peserta.
Pendidikan di Ujung Jari
Dengan pengembangan ini, mahasiswa UAD tidak hanya belajar untuk diri mereka sendiri, tetapi juga berkontribusi pada perubahan cara belajar secara lebih luas. Media interaktif yang mereka buat bisa menjadi solusi belajar yang lebih fleksibel, apalagi di tengah tuntutan zaman digital saat ini.
Kini, ruang belajar tidak lagi terbatas pada dinding kelas. Ia bisa dibuka kapan saja, di mana saja—cukup dari genggaman tangan.
Jangan Lewati: Kabar Baik! Deadline Beasiswa Unggulan 2025 Diperpanjang, Yuk Siapkan Berkasmu!
Bukan hanya soal teknologi, inovasi ini adalah tentang semangat generasi muda yang ingin menjadikan pendidikan lebih menarik, lebih relevan, dan lebih manusiawi.


















