Viral! SMA 2 Pamekasan Madura Tolak Paket MBG Berisi Lele Mentah

Kabar, Nasional3283 Dilihat
Viral! SMA 2 Pamekasan Madura Tolak Paket MBG Berisi Lele Mentah
Foto: Ilustrasi Ikan Lele Mentah. Dokumen ejogja.ID

ejogja.ID | Sebuah video singkat tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di jagat media sosial. Rekaman itu memperlihatkan momen ketika pihak SMA 2 menolak paket makanan yang datang pada Senin, 9 Maret 2026. Alih-alih menerima kiriman program tersebut, pihak sekolah justru mengembalikan paket makanan yang dikirim oleh dapur penyedia.

Jangan Lewati: Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa dan Guru di SDN 01 Kalibaru, Sopir Ditetapkan Tersangka

Dalam rekaman itu, beberapa perwakilan sekolah memeriksa isi paket sebelum akhirnya memutuskan tidak menerimanya. Pihak sekolah menyampaikan penolakan tersebut secara terbuka karena mereka menilai makanan itu tidak layak dikonsumsi oleh siswa maupun guru.

Paket MBG yang menjadi jatah konsumsi untuk tiga hari itu berisi dua potong tempe, dua potong tahu, serta seekor ikan lele yang masih mentah. Dalam video tampak ikan tersebut masih utuh, bahkan kumisnya masih menempel.

Kondisi itu memicu kekhawatiran pihak sekolah. Mereka menilai ikan mentah yang berada bersama bahan makanan lain berpotensi cepat membusuk dan merusak kualitas makanan secara keseluruhan jika tetap mereka bagikan kepada siswa.

Jangan Lewati: Makan Racun

Demi menjaga keamanan dan kesehatan, pihak sekolah akhirnya memutuskan menolak paket tersebut. Mereka kemudian mengembalikan seluruh makanan kepada pihak dapur penyedia MBG.

Dalam video yang sama, pihak sekolah juga menyampaikan kekecewaan mereka. Mereka menilai kualitas paket makanan itu tidak mencerminkan standar program yang seharusnya menjamin kecukupan gizi siswa.

Bahkan, pihak sekolah memperingatkan bahwa jika kejadian serupa kembali terjadi, mereka akan mempertimbangkan untuk menghentikan kerja sama dengan dapur penyedia program MBG.

Jangan Lewati: Siswa SMAN 1 Jogja Guling-Guling Menahan Sakit setelah Santap Menu MBG

Rekaman itu juga memperlihatkan proses pengembalian paket makanan ke kendaraan pengantar. Petugas memasukkan kembali kotak-kotak makanan ke dalam mobil, menandai penolakan resmi sekolah terhadap kiriman program yang sedianya diperuntukkan bagi para siswa tersebut. [nw]

Sumber: Madura Satu. Cek langsung videonya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *