
ejogja.ID | Bantul – Gerbang sekolah dan madrasah di berbagai penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menyambut wajah-wajah baru. Bukan sebagai siswa, melainkan calon pendidik. Senin (27/7/2026), lebih dari seratus mahasiswa Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta resmi memulai pengabdian melalui Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Tahun 2026.
Jangan Lewati: Ada Spasinya
Mahasiswa yang berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) tersebut akan menjalani praktik lapangan selama kurang lebih delapan pekan. Program berlangsung sejak penerjunan hingga penarikan yang dijadwalkan pada 18 September 2026.
Pada penyelenggaraan tahun ini, mahasiswa PLP ditempatkan di sebelas sekolah dan madrasah mitra yang tersebar di wilayah Yogyakarta, yakni MAN 2 Bantul, SMA Negeri 1 Sewon, SMK Negeri 1 Bantul, MTs Al Had II, MTs TQ El Muna Q, MA TQ El Muna Q, SMP Ali Maksum, SMA Negeri 1 Kasihan, MTs Negeri 4 Bantul, MIN 1 Bantul, dan MIN 3 Bantul.
Jangan Lewati: Bukan Kali Pertama Jadi Korban Dugaan Keracunan, Siswi SMPN 3 Wates Mengaku Trauma Menyantap Menu MBG
Penempatan tersebut merupakan bagian dari kemitraan Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta dengan berbagai lembaga pendidikan sebagai upaya memperkuat keterhubungan antara pembelajaran di bangku kuliah dan praktik nyata di lingkungan persekolahan. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon pendidik.
Salah satu lokasi penempatan mahasiswa adalah MIN 3 Bantul. Penerjunan di madrasah tersebut dipimpin oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nindya Rahman Pranajati, M.Pd. Dalam arahannya, Nindya menegaskan bahwa PLP dapat menjadi ruang belajar untuk menguji sekaligus mengembangkan kemampuan mahasiswa. Jelas ini dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan.
“Mahasiswa yang diterjunkan hari ini tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama besar IIQ An Nur Yogyakarta dan pondok pesantren. Tunjukkan etika, jaga profesionalisme, dan aplikasikan ilmu kependidikan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an di sekolah tempat kalian mengabdi,” ujarnya.
Jangan Lewati: Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta Gelar Pembekalan PLP 2026: Pendidik Profesional
Selain itu, Nindya mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, dan membangun komunikasi yang baik dengan guru pamong. Juga, mereka aktif berkolaborasi dengan seluruh warga sekolah selama menjalani praktik.
Selama delapan pekan ke depan, mahasiswa akan terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas sekolah. Ini mulai dari proses pembelajaran di kelas, penyusunan administrasi pembelajaran, hingga pendampingan berbagai program kesiswaan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan dan guru pamong di masing-masing sekolah maupun madrasah.
Jangan Lewati: Menyembah Angka
Melalui PLP ini, Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam mencetak calon pendidik profesional dan adaptif. Selain itu, juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam praktik pembelajaran di sekolah dan madrasah.



















