Al-Qur’an Menjadi Jalan: Kisah Inspiratif Alumni MTs Nurul Ulum Bantul Menembus Perguruan Tinggi Negeri

Bantul, Kabar331 Dilihat
Al-Qur'an Menjadi Jalan Kisah Inspiratif Alumni MTs Nurul Ulum Bantul Menembus Perguruan Tinggi Negeri
Foto: Azkia Hafsoh Bariroh, hafizah al-Quran 30 juz.

ejogja.ID |  Bantul – Ada kisah yang tumbuh dalam diam. Kisah itu bukan milik mereka yang gemar tampil di depan. Kisah ini lahir dari ketekunan, kesabaran, dan karya. Hari ini, 03/08/2026, MTs Nurul Ulum Bantul menghadirkan kisah itu melalui Azkia Hafsoh Bariroh. Alumni tersebut berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur prestasi Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz.

Jangan Lewati: Sebelum Fakta

Azkia tidak meraih keberhasilan dalam semalam. Ia dikenal pendiam, sederhana, dan rendah hati. Namun, ia menyimpan tekad kuat untuk menjaga kalam Allah. Setiap hari ia rutin murajaah. Ia terus memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Ia juga menambah hafalan secara konsisten. Ketekunan itu mengantarkannya menyelesaikan hafalan 30 juz.

Para guru MTs Nurul Ulum Bantul mengenal Azkia sebagai pribadi yang teguh. Ia tidak mencari sorotan. Ia memilih menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat perjalanan hidup. Ia menjaga hafalan dengan disiplin. Ia juga menunjukkan akhlak yang baik. Bekal itulah yang mengantarkannya meraih impian kuliah melalui jalur Tahfidz.

Prestasi Azkia membanggakan keluarga besar MTs Nurul Ulum Bantul. Keberhasilan itu melampaui capaian pribadi. Madrasah membuktikan kemampuannya memadukan ilmu pengetahuan dan pembinaan Al-Qur’an. Perpaduan itu melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan siap bersaing.

Baca Juga: Loker Guru Bimbl Bantul Yogyakarta

Azkia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya. Ia meyakini Allah Swt. menganugerahkan keberhasilan melalui doa dan proses panjang. Ia juga mengakui perjalanan itu tidak selalu mudah.

“Saya tidak pernah membayangkan perjalanan ini mengantarkan saya ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Tahfidz. Banyak masa lelah saat menghafal dan menjaga hafalan. Namun, saya selalu yakin setiap ayat akan membawa jalan terbaik dari Allah. Saya bersyukur kepada kedua orang tua, para guru, dan keluarga besar MTs Nurul Ulum Bantul. Mereka selalu mendampingi dan mendoakan saya. Semoga hafalan ini tetap menjadi amanah yang saya jaga sepanjang hayat,” ujar Azkia Hafsoh Bariroh.

Azkia juga mengajak adik-adik kelas untuk terus berjuang. Ia percaya setiap orang memiliki peluang yang sama. Kesungguhan, disiplin, dan kedekatan dengan Al-Qur’an membuka jalan menuju cita-cita.

Kepala MTs Nurul Ulum Bantul, Dani Ismantoko, menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai Azkia memetik hasil dari pembiasaan, keteladanan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Azkia membuktikan bahwa kesuksesan lahir dari istiqamah. Kami bangga karena MTs Nurul Ulum Bantul kembali melahirkan alumni berprestasi. Al-Qur’an dapat menjadi jalan menuju masa depan yang gemilang. Kami berharap prestasi ini menginspirasi seluruh peserta didik. Teruslah belajar, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tutur Dani Ismantoko.

Jangan Lewati: Rebo Pahing Jadi Ikhtiar Bersama, IIQ An Nur Mantapkan Langkah Lewat Doa dan Sarasehan

Dani juga menegaskan komitmen madrasah membangun budaya cinta Al-Qur’an. Ia berharap semakin banyak peserta didik menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Ia juga berharap mereka meraih prestasi akademik maupun nonakademik.

Kisah Azkia mengingatkan bahwa langkah kecil dapat melahirkan perjalanan besar. Ketekunan mengalahkan keraguan. Kesabaran melahirkan peluang. Allah membukakan jalan bagi hamba yang menjaga firman-Nya dengan istiqamah.

Keluarga besar MTs Nurul Ulum Bantul mengucapkan selamat kepada Azkia Hafsoh Bariroh. Semoga ilmunya membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Semoga Al-Qur’an selalu menerangi setiap langkah kehidupannya. [d]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *