Minat ke Sekolah Negeri Menurun, Sekolah Swasta Kian Dilirik Orang Tua

Kabar, Nasional319 Dilihat
Minat ke Sekolah Negeri Menurun, Sekolah Swasta Kian Dilirik Orang Tua
Foto: Istimewa

ejogja.ID | Yogyakarta – Minat orang tua menyekolahkan anak ke sekolah negeri menunjukkan tren penurunan, sementara sekolah swasta semakin dilirik. Mari cek fakta.

Jangan Lewati: Lapang Dada

Data BPS untuk tahun ajaran 2024/2025 menunjukkan bahwa sekolah negeri masih mendominasi pada jenjang pendidikan dasar (SD) dengan jumlah siswa negeri mencapai sekitar 73,17% dari total siswa SD, sementara siswa di sekolah swasta sekitar 26,83%. Pada jenjang SMP, siswa negeri juga lebih banyak, yakni sekitar 60,89% dibanding swasta 39,11%.

Namun, pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, proporsi siswa swasta semakin besar. Di SMA, sekitar 38,68% siswa berada di sekolah swasta dibanding sekolah negeri 61,32%. Untuk SMK, sekolah swasta bahkan memiliki proporsi siswa lebih tinggi (51,97%) dibanding sekolah negeri 48,03%.

Tren Pergeseran dari 2021–2024

BPS mencatat bahwa dari periode 2021 hingga 2024, jumlah siswa di sekolah negeri cenderung menurun, sedangkan sekolah swasta mencatat peningkatan jumlah peserta didik. Misalnya, data yang diolah menunjukkan dominasi kuat sekolah negeri pada SD dan SMP, namun pada jenjang SMA dan SMK sekolah swasta mulai menunjukkan peningkatan minat.

Jangan Lewati: Belajar Memerdekakan Manusia di Hadapan Pusara Ki Hajar Dewantara

Perubahan preferensi orang tua juga terlihat dari pola pendaftaran siswa baru. Banyak sekolah swasta membuka pendaftaran lebih awal dan dalam beberapa kasus telah memenuhi kuota sebelum seleksi sekolah negeri dimulai. Pola ini menandakan sekolah swasta tidak lagi dipandang sebagai pilihan sekunder, tetapi menjadi alternatif utama bagi sejumlah keluarga.

Faktor Preferensi Orang Tua

Beberapa faktor diduga memengaruhi pergeseran pilihan ini:

  • Fasilitas dan Kualitas: Orang tua menilai sekolah swasta menyediakan fasilitas pembelajaran yang lebih lengkap dan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
  • Status Ekonomi: Keluarga dengan kemampuan finansial lebih tinggi cenderung memilih sekolah swasta meskipun biayanya lebih tinggi.
  • Sistem Zonasi: Kebijakan penerimaan siswa di sekolah negeri, termasuk zonasi dan keterbatasan kuota, dirasakan menciptakan ketidakpastian bagi orang tua.

Jangan Lewati: Pekerjaan Utama

Tren menurunnya minat terhadap sekolah negeri menjadi tantangan bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah. Di sisi lain, pertumbuhan sekolah swasta menunjukkan peran sektor non-pemerintah yang semakin besar dalam penyediaan layanan pendidikan nasional. [an]

Mau ngiklan di ejogja.ID? Klik: Pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *