Dzikro Maulid dan Temu Alumni Akbar Al-Mardliyyah Pamekasan Berlangsung Khidmat

Kabar, Nasional1013 Dilihat
Dzikir Maulid dan Temu Alumni Akbar Al-Mardliyyah Pamekasan Berlangsung Khidmat
Foto: Jemaah Dzikir Maulid dan Temu Alumni Akbar Al-Mardliyyah Pamekasan

ejogja.ID | Pamekasan Ahad (14/9/2025) menjadi hari yang penuh kehangatan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al-Mardliyyah Tagangser Laok, Waru, Pamekasan. Pengurus pusat kembali menggelar Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Temu Alumni Akbar, sebuah agenda tahunan yang selalu dinanti. Tahun ini, acara terpusat di Lembaga K. Zaini Mutaalli, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Jangan Lewati: Loker! Lowongan Dosen Bisnis Kota Yogyakarta September 2025

Sejak awal, suasana khidmat menyelimuti acara. KH. Sholeh Mardliyyan membuka kegiatan, lalu KH. Julie Ready melantunkan surat Yasin. Setelah itu, K. Taha memimpin doa tahlil, dan Ustadz Usman, S.Pd.I., mengajak hadirin hanyut dalam pembacaan shalawat Sharoful Anam bil Qiyam.

Dalam momen sambutan, Ustadz Subaidi—perwakilan pengurus pusat alumni Al-Mardliyyah—mengawali dengan bait Alfiyah Ibnu Malik: Farfa’ bidommin wansiban fathan wajur# Kasrun kadzikrullahi abdahu yasur.

Ia kemudian menegaskan makna seorang alumni. “Alumni adalah mereka yang pernah nyantri di Al-Mardliyyah dan sepanjang hayat tetap mengakui serta berpegang bahwa dirinya bagian dari pesantren tersebut,” tuturnya.

Jangan Lewati: Lahirkan 84 Cumlaude dan 37 Hafiz 30 Juz Plus Qiraah Sab`ah, IIQ An Nur Gelar Wisuda ke-17

Tujuan temu alumni akbar, lanjutnya, tidak lain agar lintas generasi bisa saling mengenal, mempererat silaturahmi, dan bernostalgia bersama. Lebih dari itu, acara ini menjadi jembatan untuk menyambungkan raga dan batin kepada para guru dan masyaikh yang pernah mendidik mereka.

Sementara itu, mewakili keluarga besar pondok pesantren, KH. Abdul Halim Hafidz, S.Th.I., menyampaikan permohonan doa. “Mohon doanya kepada kami dan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Mardliyyah agar tetap istiqamah dalam mendidik para santri, sehingga amanah ini terjaga dan selamat dari kata khianat,” ujarnya penuh harap.

Jangan Lewati: Telah Dibuka! Beasiswa Program KIP Kuliah IIQ An Nur Yogyakarta 2025</em>

KH. Abdul Halim Hafidz, S.Th.I., menyampaikan terima kasih kepada panitia dan para alumni yang hadir, meskipun harus meluangkan waktu di tengah kesibukan mereka. Ia menegaskan bahwa pesantren telah mengajarkan seluruh disiplin ilmu kehidupan. Tugas santri maupun alumni sekarang adalah menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

KH. Syaiful Bahri memimpin doa penyempurna yang menutup rangkaian acara, lalu panitia dan para alumni mengakhiri kebersamaan itu dengan ramah tamah hangat penuh keakraban.

Pasang iklan di ejogja.ID, klik: Pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *