Dispusarda Lampung Timur Dorong Budaya Literasi Lewat Kelas Menulis Kreatif 2025

Kabar, Literasi, Nasional1383 Dilihat
Dispusarda Lampung Timur Dorong Budaya Literasi Lewat Kelas Menulis Kreatif 2025
Foto: Workshop Penulisan Kreatif DISPUSARDA Lampung Timur

ejogja.ID | Lampung Timur, 28 Oktober 2025 — Dalam upaya membangun budaya literasi di daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DISPUSARDA) Kabupaten Lampung Timur menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Menulis Kreatif tahun 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2025, di Aula SMK Negeri 1 Sukadana ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas siswa, guru, serta pegiat literasi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Timur.

Jangan Lewati:  Sumpah Bergerak

Ketua Panitia, Desi, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan dan pembinaan literasi berkelanjutan. Ia menambahkan, hasil kegiatan ini direncanakan akan diwujudkan dalam bentuk karya bersama peserta pelatihan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Muhammad Ridwan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Lampung Timur. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah.

“Kami bangga dengan partisipasi para peserta. Semoga kegiatan ini memberi dampak signifikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan budaya literasi di Kabupaten Lampung Timur,” ujar Ridwan.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni Yoga Pratama, pelatih ahli perpustakaan sekaligus jurnalis, dan Fitri Restiana, penulis cerita anak yang berpengalaman.

Jangan Lewati: Refleksi, Evaluasi, dan Regenerasi: Musyawarah Tahunan LPDP UNS 2024/2025 Tegaskan Semangat Kolektif Awardee

Pada sesi pertama, Yoga Pratama mengajak peserta menggali potensi lokal sebagai sumber inspirasi tulisan kreatif. Ia mencontohkan kisah-kisah lokal seperti kerja literasi di Taman Bacaan Masyarakat (TBM), kegiatan guru, dan aktivitas pelajar.

“Cerita sederhana dari kehidupan sehari-hari bisa menjadi tulisan yang hidup jika digali lebih dalam,” ungkap Yoga.

Sementara itu, Fitri Restiana memaparkan perbedaan dan karakteristik tulisan feature, serta menekankan pentingnya mengolah fakta menjadi kisah yang menarik.

“Dasar penulisan feature tetap berpijak pada fakta, hanya saja dikemas dengan gaya yang lebih hidup dan inspiratif,” jelas Fitri.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Forum TBM Kabupaten Lampung Timur. Perwakilan Forum, Mandala Putra Marga, menilai inisiatif DISPUSARDA ini sangat visioner.

Jangan Lewati: TBM Mekar Utama Tutup Festival Literasi Anak 2025 dengan Gelar Karya dan Peluncuran Buku

“Pelatihan menulis kreatif seperti ini sangat penting untuk peningkatan kapasitas SDM di bidang literasi. Kami berharap akan lahir penulis-penulis potensial dari Lampung Timur,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, DISPUSARDA Lampung Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program literasi yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan pemberdayaan masyarakat. [bhr]

Mau ngiklan di ejogja.ID? Klik: Pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *