Prodi PGMI IIQ An Nur Adakan Visiting Lecture di Awal Tahun Akademik

Bantul, Kabar319 Dilihat

Prodi PGMI IIQ An Nur Adakan Visiting Lecture di Awal Tahun Akademik

Bantul, ejogja ID Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta mengadakan kegiatan Visiting Lecture. Tema yang diangkat: “Menyiapkan Lulusan PGMI Menjadi Guru Hebat Bermartabat” pada Jum’at (07/10/2023). Acara bertempat di Auditorium Kampus dengan pembicara inti dari Kaprodi STAI Miftahul Huda Subang Jawa Barat.

Jangan Lewatkan: IIQ An Nur Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XV, 20 Hafiz/zah Bahkan Ada yang Qiraah Sab`ah

Acara ini dihadiri keluarga besar Prodi PGMI, baik dari Dosen maupun mahasiswa lintas semester. Dalam acara ini, Dr. Lina, M.Pd. (sebagai Dekan) membuka acara dengan menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sangat penting bagi mahasiswa, tapi juga bagi Civitas Prodi PGMI di dua kampus hari ini. “Mahasiswa tidak hanya dapat ilmu dan pengalaman dari pembicara, tetapi justru ini dijadikan kolaborasi penting dalam konteks pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi”, tambah beliau.

Sambutan lain, yakni dari Kaprodi PGMI, bapak Samsudin, M.Pd.I, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi awal tahun akademik kampus dalam memaksimalkan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. “Untuk itu, kegiatan ini harus bisa dijadikan acuan dalam merekonstruksi filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara,” imbuh beliau.

Sebagai narasumber pertama, bapak M. Mahbub Al Basyari, M.Pd.I menekankan bahwa menjadi guru harus jadi sosok yang menyenangkan, dan menguasai bahan ajar. Ia mengenali peserta didik, menciptakan strategi yang bermakna, dan mampu menciptakan makna ice breaking dalam proses pembelajaran di kelas. “Jika hal ini dilakukan, saya yakin kalian semua akan menjadi guru yang hebat dan bermartabat”, ungkap beliau.

Nikmati Juga: Terapi Lemah Syahwat dengan Musik

Dalam kesempatan lain, bapak Rohmat Dwi Yunianta, M.Pd., sebagai narasumber kedua, menerangkan bahwa menjadi guru hebat dan bermartabat itu setidaknya harus memiliki empat kompetensi dasar, yakni pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.

“Tidak hanya itu, guru juga harus memahami dan menyadari betapa pentingnya SRA (Sekolah Ramah Anak). Sehingga, setiap satuan pendidikan memiliki kualitas pendidikan yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi warga sekolah, khususnya bagi anak-anak”, tambah beliau.

Setelah pemaparan narasumber, banyak mahasiswa yang tanya dengan berbagai pertanyaan, sehingga suasana acara semakin meriah. Acara terakhir ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cindera mata antar prodi oleh kaprodi PGMI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *