BEM PTNU DIY Gelar Ngaji Nusantara: Ramadhan, Pesan Kedamaian dan Spirit Persatuan

Jogja, Kabar984 Dilihat

BEM PTNU DIY Gelar Ngaji Nusantara: Ramadhan, Pesan Kedamaian dan Spirit Persatuan

Yogyakarta, 20 Maret 2024 – BEM PTNU DIY Mengadakan Ngaji Nusantara dan Fikih Cendekia bertema “Tantangan Fikih Menghadapi Perubahan Sosial” yang dilaksanakan di UNU Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Korwil BEM PTNU DIY M. Faisal Dzulfahmi, Direktorat Kepesantrenan UNU Yogyakarta Bapak Sukarja. M. Pd., Ketua Kegiatan Ramadan di Kampus UNU Yogyakarta (Kamandanu), Ketua PCNU Kota Yogyakarta Kyai M. Yazid Afandi, M. Ag., Direktur Gender Equality and Social Inclusion UNU Yogyakarta Wiwin Siti Aminah Rohmawati, S.Ag., M. Ag., segenap pengurus BEM PTNU DIY beserta Presiden mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Se DIY.

Korwil BEM PTNU DIY Dzulfahmi mengajak seluruh peserta, mahasiswa, dan masyarakat untuk selalu menjaga stabilitas sosial bahkan menjadi pelopor dalam meredakan ketegangan yang ada pasca pemilu berlangsung. “Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kondisi sosial kita dalam bermasyarakat di tengah kondisi politik yang belum stabil. Jangan sampai ibadah dan hubungan kekerabatan rusak karena apa yang sedang terjadi di Senayan.” ujar Dzulfahmi dalam sambutannya.

Jangan Lewatkan: Sinergi Ramadan untuk Jogja Berkelanjutan

Dzulfahmi juga menghimbau seluruh peserta untuk bersama menjaga kerukunan dan menerima dengan legowo hasil daripada putusan resmi KPU RI. Pemateri sekaligus Ketua PCNU Kota Yogyakarta Kyai M. Yazid Afandi berpesan bahwasanya kegiatan seperti ini penting dalam menyebarkan pesan kedamaian di masyarakat dalam kondisi seperti sekarang, terlebih bulan Ramadhan. ” Mahasiswa adalah tonggak peradaban yang berdaya untuk menggiring kondisi masyarakat menjadi lebih damai sejahtera.

Jangan sia-siakan keberdayaan tersebut sehingga kita perlu untuk selalu menyuarakan pesan kedamaian ini.” ujar Yazid. Kita juga harus tetap menjaga Ramdhan kali ini tetap khidmad, damai dan penuh kebaikan. BEM PTNU DIY diharapkan selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal isu sosial kemasyarakatan dalam tingkat daerah maupun nasional. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan do’a oleh Direktorat Kepesantrenan UNU Yogyakarta dan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *