Mendidik Santri Sadar Lingkungan

Bantul, ejogja ID – Mendidik santri sadar lingkungan, KKN Tematik 108 PPH Ar Risalah ajak diskusi film Ekspedisi 3 Sungai episode Juara Sampah Saset. Penggarapan film melibatkan peneliti, jurnalis, dan warga yang menyusuri sungai, terutama di pulau Jawa. Film yang terbagi 20 episode hanya episode 4 “Juara Sampah Saset” yang didiskusikan bersama teman-teman santri.

Kegiatan nobar film terlaksana dua tahap, pertama pada Sabtu (23/7) pukul 20.00 WIB bersama santri putra. Keesokan harinya, Ahad (24/7) pukul 09.00 WIB, nobar dengan santri putri PPH Ar-Risalah. Harapannya diskusi film ini bisa membentuk karakter santri yang peduli lingkungan.

Jangan Lewatkan: Pertandingan Voli di Petoyan Mengompakkan Kemerdekaan

“Sampah plastik jadi persoalan urgen, dan menjadi tanggung jawab bersama.” Ungkap Moh. Syaiful Bahri saat jadi pemantik diskusi. Hadirnya film dokumenter episode 4 “Juara Sampah Plastik” menjadi bagian penting dalam proses edukasi dan sebagai upaya penyadaran kepada santri untuk aktif berperan dalam pengelolaan sampah plastik.

Apalagi di Pondok Pesantren Harapan Ar-Risalah sudah terlaksana kegiatan pemilahan sampah oleh santri putra. Ini tentu menjadi sinyal baik bagi pendidikan peduli sampah di pesantren. Misbah, santri putra yang aktif memilah sampah menuturkan “hari ini sulit menemukan air bersih”.

Sampah plastik juga menyumbangkan banyak persoalan, dari pemanasan global, pencemaran lingkungan dan tentu berdampak pada lingkungan dan kesehatan manusia. Tidak heran bila di negara-negara maju sudah ada aturan pembatasan sampah plastik. Tsania Nurul Hafidloh menyampaikan bahwa sampah menjadi tugas kita semua. Ini cara mendidik santri sadar lingkungan.

Baca Juga: Observasi: Penyuluhan Pentingnya Memilah Sampah

“Sampah yang dihasilkan kita hari ini adalah investasi di masa depan“, ungkap Tsania kepada santri. Selain itu, sampah plastik sulit didaur ulang. Santri sebagai bagian dari masyarakat punya tugas mengawal dan memulai untuk melakukan aktivitas yang berkenaan dengan lingkungan. Isna, salah satu santri PPH Ar Risalah menyampaikan, bahwa santri putri PPH Ar-Risalah bahwa “jika kita membuang sampah sembarang maka akan menumpuk pada suatu tempat yang menyebabkan pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran air”.

Penulis: Aldy | Editor: MR

ejogja

Pusat Info Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Visitors Today

009146