Kristal Kehidupan

Oleh Hatta Ataka ‘Aunillah

Dahulu kala, beberapa ribu tahun sebelum peradaban manusia dimulai, para dewa dan dewi dari langit menciptakan sebuah tempat untuk tempat tinggal manusia. Tanahnya sangat subur dan banyak ditumbuhi pepohonan yang rindang, banyak pegunungan dan sungai, juga air terjun yang mengalirkan air yang sangat segar dan jernih. Tempat itu bernama Magic Island.

Beberapa ribu tahun setelahnya, peradaban manusia mulai muncul. Para dewa dan dewi memberi pesan pada manusia dalam bentuk tulisan pada batu. Segenap Dewa dan dewi memberikan manusia sumber daya dari alam yang sangat banyak, dan sebagai balasannya manusia harus selalu menjaga semua kekayaan alam yang ada di Magic Island.

Para dewa dan dewi juga berpesan bahwa mereka telah menciptakan suatu benda yang dapat membuat semua pohon dan tumbuhan di Magic Island tetap tumbuh subur meskipun saat musim kemarau. Benda itu bernama Kristal Kehidupan.

Beberapa tahun kemudian, ada beberapa anak yang sedang asyik bermain dengan naga peliharaan mereka. Mereka bernama Roxy, Monty, Chika dan naga mereka bernama Simon. Mereka bertiga sudah berteman sejak kecil hingga mereka dewasa. Pada suatu hari mereka bertiga sedang bermain bersama Simon seperti biasa. Tiba-tiba langit menjadi gelap, dari langit turun beberapa burung raksasa dan beberapa pasukan.

Jangan Lewatkan Baca Juga Cerpen: Pelajaran Berharga dari Membunuh Kucing

Melihat penampilan mereka yang menyeramkan, Roxy, Monty dan Chika bersembunyi di balik semak dan pepohonan bersama dengan Simon. Lalu pasukan itu berkata,

“Wahai para manusia. Kami adalah pasukan iblis dari Kerajaan Black Dragon. Kami diperintahkan oleh raja kami untuk mengambil Kristal Kehidupan. Oleh karena itu, serahkan kristal itu kepada kami.”

Mendengar hal itu manusia tidak mau menyerahkan Kristal Kehidupan kepada pasukan iblis. Mereka berkata,

“Kami tak akan pernah memberikan Kristal Kehidupan itu kepada kalian, karena itu adalah ciptaan dewa dan dewi dari langit untuk manusia dan mereka juga berpesan untuk melindungi kristal itu dari para iblis seperti kalian.”

Mendengar hal itu, para iblis sangat marah. “Kalau itu mau kalian, maka terimalah akibatnya.”

Para pasukan iblis menyerang para manusia dan membawa mereka bersama Kristal Kehidupan ke Kerajaan Black Dragon. Melihat hal itu, Roxy, Monty dan Chika sangat sedih karena orang tua mereka dibawa oleh para iblis. Mereka bertiga mencoba mengejar pasukan iblis dengan bantuan Simon sampai akhirnya mereka berempat tiba di Kerajaan Black Dragon. Mereka pun menyusun rencana.

Roxy berkata, “Kita sampai di Kerajaan Black Dragon. Kita harus menyusun rencana. Apa rencana kalian?”

Chika berkata, “Bagaimana jika kita semua langsung mengambil Kristal Kehidupan dan melawan raja Black Dragon. Setelah itu kita selamatkan orang tua kita dan yang lain.”

Roxy berkata, “Tapi bagaimana jika mereka mengancam kita karena yang lain masih ditahan.”

Jangan Lupa Ikuti: Lomba-lomba sebagai Solusi Presasimu

Monty berkata, “Aku punya rencana. Bagaimana kalau kita membagi menjadi dua kelompok. Aku dan Roxy akan mencoba mengambil Kristal Kehidupan. Sedangkan Chika, kau dan Simon mengalihkan para pasukan lalu melawan mereka, lalu bebaskan yang lain. Setelah itu kita melawan raja Black Dragon bersama.”

“Setuju!!” seru Roxy dan Chika bersama-sama.

Semua berjalan sesuai rencana. Dan saat berempat ke tempat raja Black Dragon, mereka terkejut ternyata dia sudah lama menunggu mereka datang. Raja Black Dragon berkata, “Hahahaa… akhirnya kalian datang juga manusia. Apa kalian tidak takut mati, hah!” seru raja Black Dragon.

“Takut! Kami semua tak akan pernah takut pada iblis sepertimu,” kata mereka.

Kemudian raja Black Dragon berkata, “Berani sekali kalian. Akan kubuat kalian menyesal.”

Pertarungan pun terjadi. Roxy, Monty dan Chika melawan dengan sihir yang pernah diajarkan oleh orang tua mereka. Mereka semua sama kuatnya namun karena bantuan Kristal Kehidupan, Roxy, Monty, Chika dan Simon si naga bisa mengalahkan Raja Black Dragon dan pasukan jahatnya. Akhirnya semua manusia, hewan dan tumbuhan di Magic Island, bahagia tanpa ada ancaman. Tamat.

 

Profil Hatta Ataka ‘Aunillah*) Hatta Ataka ‘Aunillah, lahir di Kebumen pada tahun 2010. Saat ini, anak laki-laki yang biasa dipanggil Ata ini duduk di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Madureso. Senang membaca buku komik dan menulis cerita di sela-sela kegemarannya main game.

ejogja

Pusat Info Pendidikan

2 komentar pada “Kristal Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Visitors Today

009146